<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Museum Surabaya &#8211; Surabaya Roll Cake</title>
	<atom:link href="https://www.surabayarollcake.com/tag/museum-surabaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.surabayarollcake.com</link>
	<description>Oleh Oleh Khas Surabaya Yang Terbaru &#38; Kekinian</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Mar 2019 13:34:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=5.6.2</generator>
	<item>
		<title>Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember Surabaya</title>
		<link>https://www.surabayarollcake.com/blog/monumen-tugu-pahlawan-dan-museum-sepuluh-nopember-surabaya/</link>
					<comments>https://www.surabayarollcake.com/blog/monumen-tugu-pahlawan-dan-museum-sepuluh-nopember-surabaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Atap Rasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2019 16:40:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangga Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Sejarah Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.surabayarollcake.com/?p=10977</guid>

					<description><![CDATA[<p>Wisata Sejarah Di Monumen Tugu Pahlawan Surabaya Bagi arek Suroboyo, Monumen Tugu Pahlawan Surabaya merupakan salah satu ikon bersejarah yang menjadi ciri khas kota ini. Monumen ini memiliki ketinggian 41,5 meter dengan bentuk menyerupai lingga atau paku yang berdiri terbalik. Penampilan tugu ini cukup unik dengan lengkungan sejumlah 10 lengkungan dan terbagi menjadi 11 ruas. Monumen Tugu Pahlawan Surabaya dibangun sebagai bentuk penghormatan bagi para pejuang di Surabaya yang gugur dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Di areal Tugu Pahlawan ini juga dibangun Museum Perjuangan Sepuluh Nopember berisi sejarah tentang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Semua ukuran yang terdapat pada Monumen Tugu Pahlawan memiliki falsafah yang sesuai dengan sejarah kota Surabaya itu sendiri. Dimana tinggi ruas dan lengkungan yang ada dalam tugu ini mengandung arti tanggal 10 bulan 11 tahun 1945. Hal ini merupakan tanggal yang sangat bersejarah, bukan hanya bagi masyarakat Surabaya saja. Namun, pada tanggal tersebut bagi masyarakat Indonesia memiliki arti sebagai peristiwa pertempuran 10 November 1945. Pada tanggal itulah, para pemuda Surabaya khususnya, berjuang melawan pasukan Sekutu yang datang bersama tentara Belanda. Mereka datang untuk kembali menjajah Indonesia yang sudah menyatakan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Jadi dapat dikatakan pembanguanan Monumen Tugu Pahlawan sebagai isyarat bahwa masyarakat Surabaya menolak kedatangan para penjajah untuk kedua kalinya. Arek-arek Suroboyo melakukan perlawanan dengan dipimpin oleh Bung Tomo. Banyak masyarakat Surabaya dan para pejuang yang gugur dalam peristiwa pada tanggal 10 November 1945 tersebut. Untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur pada peristiwa tersebut, maka kemudian dibangunlah sebuah tugu peringatan. Agar para generasi penerus mampu memahami perjuangan para pahlawan dan meneruskan semangat perjuangan tersebut dalam mengisi kemerdekaan. Lokasi Monumen Tugu Pahlawan Surabaya Pembangunan monumen Tugu Pahlawan Surabaya ditujukan sebagai media agar para generasi penerus bangsa tidak lupa pada sejarah yang pernah ada di Indonesia, khususnya Surabaya. Bahwa kemerdekaan yang sudah dinikmati... </p>
<p><a class="readmore" href="https://www.surabayarollcake.com/blog/monumen-tugu-pahlawan-dan-museum-sepuluh-nopember-surabaya/">Baca Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.surabayarollcake.com/blog/monumen-tugu-pahlawan-dan-museum-sepuluh-nopember-surabaya/">Monumen Tugu Pahlawan dan Museum Sepuluh Nopember Surabaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.surabayarollcake.com">Surabaya Roll Cake</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.surabayarollcake.com/blog/monumen-tugu-pahlawan-dan-museum-sepuluh-nopember-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Museum House Of Sampoerna Surabaya</title>
		<link>https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-house-of-sampoerna-surabaya/</link>
					<comments>https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-house-of-sampoerna-surabaya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Atap Rasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2018 01:08:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangga Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.surabayarollcake.com/?p=10732</guid>

					<description><![CDATA[<p>Nama Museum House of Sampoerna mungkin masih asing bagi sebagian masyarakat Indonesia. Namun di Jawa Timur, khususnya Surabaya, nama ini sudah sangat akrab di telinga dan menjadi salah satu kebanggan masyarakat Jawa Timur. Sebagaimana namanya, bangunan ini memang memiliki keterkaitan dengan salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia yaitu Sampoerna Group sebagai pemilik bangunan yang bergaya kolonial tersebut. Lokasi Dan Keunikan Museum House Of Sampoerna Surabaya Bangunan megah yang masih menggunakan arsitektur khas Belanda ini, pada dasarnya adalah sebuah museum kretek Indonesia. Letaknya berada di Jalan Taman Sampoerna 6 Surabaya. Sebagaimana bangunan yang menggunakan gaya Belanda, pada gedung ini juga disajikan pemandangan empat pilar besar sebagai penyangga yang terletak di bagian gedung utama. Dalam sejarahnya, bangunan ini sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Bangunan yang kental dengan gaya arsitektur Belanda ini sudah dibangun pada tahun 1862. Pada awalnya, bangunan ini dimanfaatkan sebagai panti asuhan putra yang dibawah pengelolaan pemerintahan Belanda. Namun, seiring perjalanan waktu terjadi perubahan dimana bangunan tersebut dijual oleh pemerintah Belanda. Pembelinya adalah seorang warga keturunan Tionghoa yang bernama Liem Seeng Tee. Peristiwa ini sendiri terjadi pada tahun 1932, dan sejak saat itu terjadi perubahan fungsi bangunan tersebut. Jika pada awalnya bangunan tersebut dimanfaatkan sebagai tempat panti asuhan, namun hal ini tidak dilanjutkan setelah berganti kepemilikan. Oleh pemilik baru, bangunan yang cukup megah dan berukuran besar tersebut dialihfungsikan sebagai pabrik rokok dan menjadi tempat produksi pertama rokok Sampoerna. Namun bersama dengan semakin besarnya usaha dari kelompok Sampoerna, membuat proses produksi tidak lagi memungkinkan jika dilakukan di House of Sampoerna tersebut. Proses produksi pun seluruhnya dipindahkan ke pabrik, dan rumah tempat produksi pertama ini kemudian dialihfungsikan sebagai museum. Lokasi House Of Sampoerna Lokasi museum House Of Sampoerna terbilang sangat dekat dari Jembatan Merah. Kawasan tersebut terkenal bangunan-bangunan kolonial bersejarahnya, sebut saja diantarannya Gedung Internatio, kawasan Kembang Jepun, kawasan religi... </p>
<p><a class="readmore" href="https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-house-of-sampoerna-surabaya/">Baca Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-house-of-sampoerna-surabaya/">Museum House Of Sampoerna Surabaya</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.surabayarollcake.com">Surabaya Roll Cake</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-house-of-sampoerna-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelajahi Museum Surabaya Gedung Siola Tunjungan</title>
		<link>https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-surabaya-gedung-siola-tunjungan/</link>
					<comments>https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-surabaya-gedung-siola-tunjungan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Atap Rasa]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Oct 2018 15:40:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bangga Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tempat Sejarah Surabaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.surabayarollcake.com/?p=10528</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sejarah Masa Lampau Museum Surabaya Siola Coba ingat kembali, kapan terakhir kali Anda berkunjung ke museum? Tidak perlu malu jika jawabannya sekitar 10 atau 15 tahun yang lalu. Ya, masyarakat di Indonesia memang belum memiliki tradisi menjadikan museum sebagai tempat wisata atau penghibur lelah kala akhir pekan. Nah, anggapan tersebut berusaha didobrak oleh Museum Surabaya Siola. Ada keunikan yang membuat Anda dijamin betah berlama-lama di museum ber-alamat Jl. Tunjungan No.1, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur ini. Museum Surabaya Siola unik! Mengapa dibilang unik? Karena museum yang terletak di Jalan Tunjungan Surabaya ini (di sudut bertemunya Jalan Tunjungan dan Jalan Genteng Kali), awalnya dibangun bukan sebagai museum. Tapi, dibangun sebagai salah satu gedung sentra bisnis sejak dari zaman kolonial. Wow! Jadi usia gedung Siola, lokasi Museum Surabaya ini berada sudah sangat tua. Melintasi tiga masa, yakni masa kolonial Belanda atau Inggris, kemudian penjajahan Jepang, hingga masa kemerdekaan. Pada masa kolonial Belanda atau Inggris, gedung tersebut digunakan sebagai pusat toko serba ada. Pun ketika Jepang menjajah Indonesia, gedung Siola tidak bergeser fungsinya sebagai toko yang menjual koper merk ternama kala itu. Sejarah Gedung Siola, Tempat Museum Surabaya Mengulas sejarah singkat Museum di Surabaya ini tentunya dimulai dari sejarah gedung siola, gedung tempat Museum Surabaya berada yang sekarang kita kenal. Awalnya gedung ini bernama Whiteaway Laidlaw &#38; Co. Didirikan pada tahun 1877 oleh seorang yang bernama Robert Laidlaw, pemodal asing asal Inggris dan pemilik bank bernama Whiteaway Laidlaw Bank. Robert Laidlaw menyulap sebidang tanah di pojok jalan Jl Tunjungan dan Gentengkali menjadi pusat grosir dan eceren paling lengkap. Tidak lama setelah pusat grosir ini dibangun, tepatnya tahun 1880 terjadi pembongkaran tembok benteng kota membuat Tunjungan berkembang pesat dan menjadi sentra perdagangan baru di wilayah selatan. Tahun 1943 saat terjadi pergantian penjajahan dari bangsa Belanda ke bangsa Jepang, Whiteaway Laidlaw &#38; Co diambil alih... </p>
<p><a class="readmore" href="https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-surabaya-gedung-siola-tunjungan/">Baca Selanjutnya</a></p>
<p>The post <a rel="nofollow" href="https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-surabaya-gedung-siola-tunjungan/">Jelajahi Museum Surabaya Gedung Siola Tunjungan</a> appeared first on <a rel="nofollow" href="https://www.surabayarollcake.com">Surabaya Roll Cake</a>.</p>
]]></description>
		
					<wfw:commentRss>https://www.surabayarollcake.com/blog/museum-surabaya-gedung-siola-tunjungan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/

Page Caching using disk: enhanced 
Minified using disk

Served from: www.surabayarollcake.com @ 2021-02-25 09:22:08 by W3 Total Cache
-->